<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?><rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Teknologi Bersih on Kebijakan Perubahan Iklim Dunia</title><link>https://kebijakaniklim.com/tags/teknologi-bersih/</link><description>Recent content in Teknologi Bersih on Kebijakan Perubahan Iklim Dunia</description><generator>Hugo</generator><language>id-ID</language><lastBuildDate>Fri, 24 Oct 2025 09:30:00 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://kebijakaniklim.com/tags/teknologi-bersih/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Teknologi Karbon Negatif: Menangkap Emisi dari Atmosfer</title><link>https://kebijakaniklim.com/posts/teknologi-karbon-negatif/</link><pubDate>Fri, 24 Oct 2025 09:30:00 +0700</pubDate><guid>https://kebijakaniklim.com/posts/teknologi-karbon-negatif/</guid><description>&lt;p&gt;Dalam perjuangan global melawan perubahan iklim, mengurangi emisi gas rumah kaca saja tidak lagi cukup. Konsentrasi karbon dioksida (CO₂) di atmosfer telah mencapai titik kritis, melebihi &lt;strong&gt;420 bagian per juta (ppm)&lt;/strong&gt; — angka tertinggi dalam sejarah manusia. Untuk mencapai target &lt;strong&gt;Net Zero Emission (NZE)&lt;/strong&gt;, dunia perlu tidak hanya menghentikan emisi baru, tetapi juga &lt;strong&gt;menghilangkan karbon yang sudah ada di atmosfer&lt;/strong&gt;. Inilah yang melahirkan konsep &lt;strong&gt;teknologi karbon negatif&lt;/strong&gt; — serangkaian inovasi yang dirancang untuk menangkap, menyimpan, atau memanfaatkan CO₂ secara permanen.&lt;/p&gt;</description></item><item><title>Transisi Energi Hijau 2025: Langkah Revolusioner Menuju Net Zero</title><link>https://kebijakaniklim.com/posts/transisi-energi-hijau-2025/</link><pubDate>Wed, 15 Oct 2025 10:00:00 +0700</pubDate><guid>https://kebijakaniklim.com/posts/transisi-energi-hijau-2025/</guid><description>&lt;p&gt;Dunia sedang mengalami transformasi energi yang belum pernah terjadi sebelumnya. Tahun 2025 menandai titik balik signifikan dalam upaya global menuju energi bersih, di mana investasi dalam energi terbarukan telah melampaui investasi bahan bakar fosil untuk pertama kalinya dalam sejarah modern.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="momentum-global-yang-tak-terbendung"&gt;Momentum Global yang Tak Terbendung&lt;/h2&gt;
&lt;p&gt;Perubahan paradigma ini tidak terjadi dalam semalam. Sejak Perjanjian Paris 2015, negara-negara di seluruh dunia telah berkomitmen untuk membatasi kenaikan suhu global hingga 1,5°C di atas tingkat pra-industri. Kini, satu dekade kemudian, kita menyaksikan bagaimana komitmen tersebut diterjemahkan menjadi aksi nyata yang mengubah infrastruktur energi global.&lt;/p&gt;</description></item></channel></rss>